Monday, November 26, 2012

Does she just need time, or ..


Siang, jomblo sekalian. Lagi pada apa?

Siang ini, ditemani Goodbye nya Airsupply, dan sebungkus puing puing hati yang tersakitiiihhhh, Nabila belajar Biologi dengan sungguh sungguh.
 Sempat terjadi konflik batin dalam diri Nabila, tidak bisa membedakan neuron dan nefron; yang belakangan ia sadari sangat jauh berbeda keyakinan-nya. Saat ditanya sedang galau apa tidak, ia langsung bangkit dan membanting topi LH. “Najis. Galauin orang yang gak galauin kita itu gak baik tau.. mending galauin soal fisika yang gak tentu arah jalan pulang nya.” 

Nabila tertegun. Nabila bingung arah jalan pulang. Nabila bimbang antara bertahan dan jalan terus. Nabila pusing. Akhirnya, Nabila yang udah kehilangan mood buat belajar, beranjak ke sofa merah di bawah jendela kamarnya. Sambil bertopang dagu dan menatap jendela, Nabila ngelus ngelus kumis tipis di bawah dagunya; berpikir. 

Nabila malu mengakui kalau ia masih mikirin si Bima. Nabila gakmau dibilang munafik. Nabila udah minum yakult setiap hari, tapi si Bima teteup gamau pergi. Capek sebenernya nyakitin diri sendiri terus, setiap hari. Tapi mau gimana lagi? Mikirin Bima udah jadi kebiasaan. Susah buat berhenti. 

Mungkin Nabila hanya perlu waktu. Both for accepting the fact that he ‘s already had the new one, and for deciding the right choice; whether is holding on, or just leave.


No comments: